7 Tipe Traveller Indonesia, Kamu yang Mana?

Tipe Traveller

Traveling sering kali menjadi sebuah-isme, nyaris sebuah ideologi. Ia menginspirasi jutaan orang untuk berziarah dari satu sudut dunia ke pelosok dunia lain, seringkali untuk sesuatu yang samar: pencarian, keindahan, status, pelarian atau hal-hal yang jauh lebih samar lagi.

Dalam melalukan ziarah, atau travelling, setiap orang mempunyai gaya sendiri-sendiri, bahkan sosok asli seseorang konon bisa dilihat dari gaya travellingnya saat ia bepergian jauh dan relatif lama. Apa saja gaya traveling yang banyak dianut orang? berikut diantaranya:

1. Kolektor

Traveller jenis ini termotivasi dan menghabiskan sebagian besar waktu dan tujuan travellingnya untuk mengumpulkan berbagai barang antik. Travelling ini bersedia menyeberangi samudera hanya untuk memburu sebuh lukisan antik atau kupu-kupu unik yang telah diawetkan.

Semakin banyak koleksinya, semakin bangga traveller jenis ini. Sehari-hari, ketika bertemu teman atau orang baru, ia lebih banyak menceritakan barang koleksinya dari pada perjalanannya.

2. Emak-emak Ke Pasar

Emak-emak jenis ini, maksud saya traveller jenis ini, berangkat dengan ransel besar dan penuh, dan pulang dengan ransel yang lebih besar dan lebih penuh. Ia berangkat travelling dengan rapi, dan pulang seperti emak-emak warung habis belanja sayur dari pasar. Semua tasnya penuh, ransel penuh, dan tas jinjing juga penuh. Ia tak tahan jika tak belanja. Saat melewati toko souvenir, akan berubah menjadi momen kesedihan jika tak membeli.

Walaupun sebenarnya saat belanja motivasinya memang karena hobi belanja, namun jika ditanya traveller jenis ini akan memberikan jawaban yang mengharukan: iya, gue jadi rempong bawa belanjaan sebanyak ini karena bawain oleh-oleh teman, lagian juga banyak titipan.

3. Sosialita

Traveller jenis sosialita adalah traveller yang peduli pada kelas sosial. Ia melakukan berbagai ziarah dan perjalanan untuk mengukuhkan dan mempertahankan itu: kelas sosial. Traveller sosialita tidak melakukan perjalanan untuk kepuasan pribadi, tapi membangun kelasnya. Traveller jenis ini bisa dikenali dari ciri-cirinya yang mencolok, antara lain: foto-foto yang diupload adalah kamar hotel yang mewah, tiket pesawat kelas satu, menu makan yang fantastis dan brand-brand premium.

Para traveller jenis ini sesungguhnya tidak terlalu perduli di mana dia berada, tapi yang diperdulikan adalah apa persepsi orang lain tentang dia, yang kemudian dibangun dengan pendekatan brand premium tadi.

4. Pencari Petualangan

Traveller jenis ini adalah traveller yang tidak bisa menerima keadaan bisa-biasa dan begitu-begitu saja. Tuntutan dari andrenalinnya agar dialirkan dengan deras sangat tinggi. Rasa-penasarannya akan-hal-hal baru tak terbendung. Traveller jenis ini biasanya kurang tertarik untuk mengunjungi tempat yang sama dua atau tiga kali. Namun begitu dia mengunjungi tempat yang sama, traveller jenis ini biasanya tetap mampu menemukan atau melihatnya dengan perspektif baru. Traveller jenis ini biasa pergi dengan ransel penuh, dan pulang dengan hati yang juga penuh.

5. Pelarian

Traveller pelarian adalah jenis traveller yang biasanya berasal dari kota-kota besar. Travelelr jenis ini beranggapan bahwa apa-apa – kebosanan, khawatir, patah hati, rasa bersalah, rasa takut, kegagalan, konflik, dan bayang-bayang bisa hilang dengan jarak. Sayangnya, itu tidak bisa, seringkali jarak tidak menjadi penyembuh jika hati tidak ikut berjalan. Namun sepertinya selalu patut dicoba.

6. Makmum

Makmum adalah kerumunan masa, traveller jenis ini pun begitu. Sangat jarang traveller tipe makmum ini mengusulkan atau merencanakan travellingnya sendiri. Ia mengikuti ajakan, entah teman kantor, entah teman arisan, entah teman ngopi. Pokoknya jika kamu pergi saya pergi, jika kamu loncat saya loncat.

7. Petugas

Traveller jenis ini menjalani travelling yang paling melelahkan. Ia melakukan travelling karena tugas kantor. Keunggulan traveller jenis ini adalah kuantitas travellingnya dalam setahun sangat banyak, dan tidak pernah mengganggu cashflow dan tabungan. Mereka biasa travelling sambil bekerja, pagi sampai sore bekerja, lalu malamnya travelling: dari tempat kerja menuju hotel. Hehe.

Kamu termasuk jenis traveller yang mana?

6 thoughts on “7 Tipe Traveller Indonesia, Kamu yang Mana?

  1. Nice one! Btw, Kalo saya tipe modis #modaldiskonmodalgratis kakakkk hehehehe traveling karena nemenin orang yang traveling. Maklum, tourist guide/tour leader. 😉

    Idfi
    Traveler modis ~ modaldiskonmodalgratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *