Pohuwato, Kabupaten Berlimpah Bakat Muda

Datang ke Pohuwato, kabupaten dengan wilayah terluas di Provinsi Gorontalo, saya berharap bertemu dengan pantai yang cantik, dan alam yang menggoda. Namun di hari pertama saya berkunjung ke kota itu, perhatian saya justru tersedot pada anak-anak mudanya. Berlimpah ide, berlimpah semangat.

Pohuwato adalah kabupaten yang diberkati dengan kontur alam yang menarik, memiliki gunung-gunung, perbukitan dan tanah yang subur. Selain itu Pohuwato juga memiliki garis pantai yang panjang, dengan pasir putih nan cantik dan juga memiliki pulau-pulau kecil yang tidak terlalu jauh dari daratan utama.

Siang itu setelah menempuh perjalanan sepanjang 7 jam berupa 3,5 jam dengan pesawat dan 3,5 jam perjalanan darat kami beristirahat disebuah hotel kecil di pinggiran kota. Setelah sejenak melepas lelah kami memutuskan untuk pergi ke Pantai Pohon Cinta, salah satu icon kota Pohuwato.

Pantai Pohon Cinta memiliki air yang masih jernih, dengan ombak kecil dan relatif tenang. Tak jauh dari bibir pantai ada sebuah pulau kecil yang juga berpasir putih bersih. Tiap tahun, dari pulau tersebut hingga ke pantai diadakan lomba berenang untuk memperingati ulang tahun Pohuwato.

Di sepanjang pantai Pohon Cinta juga tersedia berbagai kuliner nikmat. Siang itu kami makan ikan ekor kuning bakar. Ikan ekor kuning yang masih segar sungguh menggugah selera, namun yang membuat istimewa adalah sambalnya, sambal dabu-dabu yang dibuat dengan minyak kelapa asli. Tanaman yang tumbuh melimpah di Pohuwato.

Tatiye Pohuwato
Foto bareng Tatiye dot net

Pantai dan kuliner yang kami nikmati di hari pertama memang menyenangkan, sebagai traveller saya menikmatinya, namun ada yang terasa lebih menarik dan istimewa: anak-anak mudanya. Selepas makan siang, disela gerimis, kami melaju ke kantor komunitas Tatiye dot net, untuk ngobrol-ngobrol santai. Tatiye adalah komunitas anak-anak muda dengan beragam latar belakang, ada yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis, designer grafis dan IT.

Tatiye adalah pelopor dan pencetus gerakan kampung digital di kabupaten Pohuwato. Hampir semua anggota tatiye adalah anak-anak muda. Selain menggagas kampung digital mereka juga merupakan komunitas yang selama ini mensupport Pemerintah Kabupaten Puhuwato dalam membangun layanan digital. Tagline yang diusung adalah Pohuwato Goes Digital.

Menurut Tetiye, secara tidak langsung mereka banyak belajar dari kota-kota besar yang telah lebih dahulu memulai program Smart City seperti DKI Jakarta dan Kota Bandung. Walaupun Pohuwato memiliki kendala berupa wilayah geografis yang membentang berupa kampung-kampung ditengah laut sampai desa-desa di pegunungan, namun tidak menghalangi mimpi mereka untuk menjadikan Pohuwato sebagai kiblat kawasan digital di Gorontalo.

Komunitas Literasi

Diskusi dengan Komunitas Literasi Pohuwato
Diskusi dengan Komunitas Literasi Pohuwato

Jika berkunjung ke Pohuwato, sempatkanlah mampir mencicipi kopi dan nasi goreng istimewa di Warong Inspirasi. Kopinya hitamnya mantab, dan nasi gorengnnya super nikmat. Apalagi jika dimakan sambil ngobrol ringan dengan teman-teman. Selain itu kita juga bisa menikmati cemilan berupa pisang muda yang dipotong seukuran kentang goreng dan dimakan dengan cocolan sambal korek, pedas namun sulit berhenti karena keenakan.

Setelah makan malam, beberpa anak muda mulai berdatangan, mereka dari Komunitas Literasi Pohuwato. Kami pun kemudian berbincang-bincang ringan, sharing seputar dunia tulis menulis hingga usrusan sosial media. Mereka ini adalah sekumpulan anak muda yang ingin memperkenalkan Pohuwato melalui tulisan.

Walaupun berada di wilayah geografis yang cukup jauh dari Ibu Kota Negara namun sebenarnya mereka memiliki pengetahuan yang cukup dalam terkait dunia kepenulisan dan media sosial.  Rizqi misalnya, anak muda yang masih kuliah di Jogja tersebut sebelum datang bertemu kami siang hari sebelumnya sedang mengisi pelatihan entrepreneur. Rizqi sendiri saat ini berbisnis online dan banyak menggunakan media sosial untuk membangun usahanya.

Kejutan menyenangkan lainnya kami dapat dari anggota komunitas literasi yang bernama Djefri Bantahari, diakhir sesi diskusi dia memberikan sebuah buku untuk kami, buku pertamanya. Saya sendiri tidak menduga, bahawa akan bertemu seorang anak muda di Pohuwato dan mendapat buku hasil tulisannya sendiri.

Dengan anak-anak muda ini, yang memiliki beragam  latar belakang dan semangat yang tebal, Pohuwato layak untuk optimis dengan slogan Pohuwato goes Digital-nya, dan menjadi pusat kawasan digital di Provinsi Gorontalo.

14 thoughts on “Pohuwato, Kabupaten Berlimpah Bakat Muda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *